Berita

Pembahasan Hasil Kajian Terkait Keberlangsungan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Regional Payakumbuh22 Sep 2022 13:09:06 / 24 view

     Balitbang Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat pembahasan hasil kajian kelitbangan terkait keberlangsungan TPA Sampah Regional Payakumbuh bertempat di Ruang Rapat Istana Gubernur, Selasa 20 September Tahun 2022. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat didampingi oleh Asisten II Setda Prov. Sumbar, Kepala Balitbang Prov. Sumbar, Tim Kelitbangan Kajian TPA Sampah Regional Payakumbuh, OPD terkait di Provinsi serta dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah beserta OPD terkait yang memanfaatkan TPA Sampah Regional Payakumbuh ini yaitu Kab. 50 Kota, Kab. Agam, Kota Bukittinggi dan Kota Payakumbuh.

     Kajian dan pembahasan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di lokasi TPA Sampah Regional saat ini serta adanya pengaduan dari masyarakat sekitar terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas di TPA Sampah Regional Payakumbuh. Pada kesempatan ini Tim  Peneliti dari Balitbang Prov. Sumbar bekerjasama dengan Tim Ahli dari Politeknik Pertanian Payakumbuh memaparkan hasil kajiannya terkait dengan kondisi, kesimpulan dan rekomendasi atas permasalahan pengelolaan TPA Sampah regional Payakumbuh ini. Setelah pemaparan dilakukan sharing dan diskusi sehingga dihasilkan kesepakatan dan arahan-arahan terkait penyelesaian permasalahan TPA Sampah Regional Payakumbuh sebagai berikut :

1.   Kondisi TPA Sampah Regional Payakumbuh saat ini sudah melebihi kapasitasnya, disisi lain puluhan ton sampah perharinya terus berdatangan ke TPA Sampah Regional ini, ketinggian tumpukan sampah sudah membahayakan dan berpotensi menimbulkan longsor.

2.   Budidaya tanaman dibawah lokasi TPA sudah tidak optimal lagi, selain akibat penggunaan bibit yang tidak tepat, suplai air irigasi yang tidak memadai, ditambah lagi dengan masuknya sebagian air lindi langsung ke saluran irigasi tanpa melewati IPAL.

3.   Perlu upaya nyata semua pihak untuk mengurangi ataupun mengolah sampah ini terlebih dahulu sehingga yang dibuang ke TPA Sampah Regional Payakumbuh volume dan kapasitasnya menjadi berkurang.

4.   Untuk program jangka pendek akan dilakukan perbaikan/pembangunan tanggul penahan sampah dan penambahan IPAL oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, sementara itu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi juga harus menyiapkan lokasi Open Dumping Baru, sementara lokasi Open Dumping yang lama diperbaiki.

5.   Hasil perbaikan/pembangunan infrastruktur TPA Sampah Regional ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah.

6.   Untuk jangka panjang perlu segera dicarikan lokasi baru TPA di Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Agam agar beban sampah harian ke TPA Sampah Regional Payakumbuh menjadi berkurang.

7.   Kebutuhan anggaran perbaikan/pembangunan infrastruktur kurang lebih 36 Milyar, 18 Milyar akan disiapkan pada tahun 2023 dari Pemprov. Sumbar, 18 Milyar lagi diminta kontribusi dari 4 Kabupaten/ Kota sesuai proporsi volume sampah yang dibuang ke TPA Sampah Regional Payakumbuh.

      Gubernur berharap hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti bersama-sama agar tercapai solusi yang konkrit atas permasalahan terkait TPA Sampah Regional Payakumbuh ini.

.

1.   Kondisi TPA Sampah Regional Payakumbuh saat ini sudah melebihi kapasitasnya, disisi lain puluhan ton sampah perharinya terus berdatangan ke TPA Sampah Regional ini, ketinggian tumpukan sampah sudah membahayakan dan berpotensi menimbulkan longsor.

2.   Budidaya tanaman dibawah lokasi TPA sudah tidak optimal lagi, selain akibat penggunaan bibit yang tidak tepat, suplai air irigasi yang tidak memadai, ditambah lagi dengan masuknya sebagian air lindi langsung ke saluran irigasi tanpa melewati IPAL.

3.   Perlu upaya nyata semua pihak untuk mengurangi ataupun mengolah sampah ini terlebih dahulu sehingga yang dibuang ke TPA Sampah Regional Payakumbuh volume dan kapasitasnya menjadi berkurang.

4.   Untuk program jangka pendek akan dilakukan perbaikan/pembangunan tanggul penahan sampah dan penambahan IPAL oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, sementara itu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi juga harus menyiapkan lokasi Open Dumping Baru, sementara lokasi Open Dumping yang lama diperbaiki.

5.   Hasil perbaikan/pembangunan infrastruktur TPA Sampah Regional ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah.

6.   Untuk jangka panjang perlu segera dicarikan lokasi baru TPA di Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Agam agar beban sampah harian ke TPA Sampah Regional Payakumbuh menjadi berkurang.

7.   Kebutuhan anggaran perbaikan/pembangunan infrastruktur kurang lebih 36 Milyar, 18 Milyar akan disiapkan pada tahun 2023 dari Pemprov. Sumbar, 18 Milyar lagi diminta kontribusi dari 4 Kabupaten/ Kota sesuai proporsi volume sampah yang dibuang ke TPA Sampah Regional Payakumbuh.

      Gubernur berharap hasil pertemuan ini dapat ditindaklanjuti bersama-sama agar tercapai solusi yang konkrit atas permasalahan terkait TPA Sampah Regional Payakumbuh ini.

. -->