Berita

DISEMINASI HASIL PENELITIAN POTENSI, PELUANG DAN STRATEGI PENGEMBANGAN EKSPOR SUMATERA BARAT18 Oct 2023 16:10:19 / 140 view

Padang, (Balitbang Prov. Sumbar), - Bidang Ekonomi dan Pembangunan Balitbang Provinsi Sumatera Barat melaksanakan diseminasi potensi, peluang dan strategi pengembangan ekspor Sumatera Barat. Dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2023 bertempat di Aula Kantor Gubernur dan juga dilaksanakan secara Hybrid melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balitbang Prov. Sumbar yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Dihadiri oleh Bappeda se-Sumatera Barat, Instansi Vertikal dan Asosiasi serta OPD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menangani urusan perdagangan. Dalam diseminasi ini Tim Ahli dari Balitbang Prov. Sumbar dan Perguruan Tinggi mempresentasikan hasil kajian dan dilanjutkan dengan sesi diskusi untuk mendapatkan masukan terkait rekomendasi hasil penelitian ini.

Dalam pertemuan ini dirumuskan strategi yang digunakan dalam mengembangkan ekspor Sumatera Barat ke depan adalah :

1.   Mendorong gabungan pelaku usaha ekspor (termasuk petani produsen) untuk menyusun kontrak produksi dan pemasaran.

2.   Mendorong pemerintah pusat untuk memberikan insentif (shipping lane/perusahaan) agar eksportir yang menuju india mau              mengirimkan melalui pelabuhan teluk bayur.

3.   Pemberian subsidi biaya logistik dalam negeri dan biaya angkutan laut untuk kegiatan ekspor, khususnya bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

4.   Menggalakkan program Indonesian SEA (Shipping Enterprises Alliance) perusahaan pelayaran nasional turut mengangkut kargo untuk pangsa pasar luar negeri atau ekspor.

5.   Penyediaan Sistem Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) dan jadwal pengiriman Pelayaran Langsung (Direct Service).

6.   Revitalisasi aktivasi kereta barang untuk mendukung peningkatan pengakutan barang untuk memenuhi kontainer.

7.   Mendirikan Pusat Layanan Kepabeanan Terpadu (PLKT ) di lokasi strategis dan memberikan proses yang efisien dan standar              internasional dalam penanganan ekspor.

8.   Melibatkan sektor swasta, seperti perusahaan ekspor dan asosiasi industri, dalam merancang kebijakan dan prosedur                        kepabeanan.

9.   Membangun Sistem Informasi Terintegrasi (SIT) yang memungkinkan berbagai instansi pemerintah dan badan terkait berbagi data secara efisien.

10. Pemasaran Digital Informatif , Partisipasi dalam Pameran Dagang dan Kemitraan Aktif.

11. Mendorong produsen mendapatkan sertifikasi produk untuk meningkatkan kualitas dan persepsi produk Sumatera Barat.

12. Peningkatan literasi terkait market intelligence melalui pelatihan market intelligence.

Rekomendasi hasil penelitian ini juga dibuatkan dalam bentuk matriks rencana aksi yang memuat tahapan, langkah-langkah yang harus dilakukan serta siapa berbuat apa dalam upaya pengembangan ekspor Sumatera Barat kedepannya.

.

Mendorong pemerintah pusat untuk memberikan insentif (shipping lane/perusahaan) agar eksportir yang menuju india mau              mengirimkan melalui pelabuhan teluk bayur.

3.   Pemberian subsidi biaya logistik dalam negeri dan biaya angkutan laut untuk kegiatan ekspor, khususnya bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

4.   Menggalakkan program Indonesian SEA (Shipping Enterprises Alliance) perusahaan pelayaran nasional turut mengangkut kargo untuk pangsa pasar luar negeri atau ekspor.

5.   Penyediaan Sistem Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK) dan jadwal pengiriman Pelayaran Langsung (Direct Service).

6.   Revitalisasi aktivasi kereta barang untuk mendukung peningkatan pengakutan barang untuk memenuhi kontainer.

7.   Mendirikan Pusat Layanan Kepabeanan Terpadu (PLKT ) di lokasi strategis dan memberikan proses yang efisien dan standar              internasional dalam penanganan ekspor.

8.   Melibatkan sektor swasta, seperti perusahaan ekspor dan asosiasi industri, dalam merancang kebijakan dan prosedur                        kepabeanan.

9.   Membangun Sistem Informasi Terintegrasi (SIT) yang memungkinkan berbagai instansi pemerintah dan badan terkait berbagi data secara efisien.

10. Pemasaran Digital Informatif , Partisipasi dalam Pameran Dagang dan Kemitraan Aktif.

11. Mendorong produsen mendapatkan sertifikasi produk untuk meningkatkan kualitas dan persepsi produk Sumatera Barat.

12. Peningkatan literasi terkait market intelligence melalui pelatihan market intelligence.

Rekomendasi hasil penelitian ini juga dibuatkan dalam bentuk matriks rencana aksi yang memuat tahapan, langkah-langkah yang harus dilakukan serta siapa berbuat apa dalam upaya pengembangan ekspor Sumatera Barat kedepannya.

. -->